Postingan

Tu Sop: Bukan Area Bebas Dosa, Sebelum Menulis di Medsos Pastikan Bersih 8 Hal Ini!

Gambar
Tusop.com | Sama seperti lidah, tulisan juga berfungsi sebagai alat berkomunikasi dan bersosialisasi antar sesama. Susunan huruf yang membentuk kata lalu terangkai menjadi kalimat yang tertulis di media tulis, tak ubahnya bunyi rangkaian huruf-huruf yang keluar dari dua bibir. Ia memiliki makna walau tak bersuara. Rangkaian kalimat-kalimat itu bisa bernilai baik, bisa pula menjadi keji. Dan yang jelas, setiap yang baik akan membuahi baik pula. Begitu juga sebaliknya. Islam adalah agama yang kaffah. Dalam konteks berkomunikasi, Islam tidak hanya mengatur bagaimana cara berbicara yang baik. Tetapi juga mengatur tentang bagaimana materi pembicaraan yang baik. Materi pembicaraan amatlah penting untuk diperhatikan. Sebab setiap pembicaraan, ada konsekwensinya. Bukan hanya konsekuensi di dunia, tetapi ada yang lebih serius, setiap kata mesti dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Sebagai acuan dalam berbicara, Rasulullah SAW berpesan dalam penggalan hadits berikut : مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِا...

Andalkan Allah Dalam Menghadapi Setiap Masalah

Gambar
Tusop.com  | Dunia, terkadang membuat kita letih menghadapinya. Bergelut dengannya membuat kita harus menghadapi 1001 masalah yang terus berganti. Masalah-masalah itu tidak akan pernah habis selama kaki masih menginjak bumi. Maka kita butuh solusi cerdas menghadapinya. Tetapi seberat dan sebanyak apapun masalah yang kita hadapi, jangan pernah takut apalagi goyah. Seberat dan sebanyak apapun masalah, tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kekuasaan dan keagungan Allah swt. Dalam hidup kita bisa jadi tidak memiliki apapun. Tetapi jangan lupa kita masih punya Allah. Boleh saja orang-orang disamping kita tidak pernah ada yang peduli kepada kita. Saat kita jatuh tiada yang menjulur tangannya, saat kita roboh tiada yang menopang kita, jangan takut! Jangan takut! Allah tidak pernah lupa pada kita. Maka, dalam menyikapi berbagai problem hidup, andalkan Allah. Hanya Allah. Jangan yang lain. Jangan andalkan kecerdasan kita sendiri. Jangan andalkan kemampuan kita sendiri. Karena tanpa...

Jum'at Malam, Tu Sop Isi Tausiah di Mutiara Timur

Gambar
Tusop.com | Tgk H. Muhammad Yusuf Abdul Wahab atau biasa disapa Tu Sop, Jum'at malam 22/6 dijadwalkan mengisi tausiah dan zikir akbar di Desa Campli Usi, Kecamatan Mutiara Timur, Beureunuen, Kabupaten Pidie. Acara tersebut dilaksanakan setelah selesai shalat Isya. Panitia pelaksana kegiatan tersebut mengharapkan kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk menghadiri dan mendengar mutiara ilmu yang akan disampaikan oleh ulama muda tersebut. Dan bagi masyarakat yang berdomisi di luar kawasan acara turut dapat menyimak butiran-butiran ilmu melalui saluran Radio Yadara FM, 92,8 MHz. (admin)

Buka Pintu Rezeki Dengan Istighfar

Gambar
Tusop.com | Rezeki mutlak pemberian Allah. Manusia hanya ditugaskan berusaha, selebihnya Allah yang menentukan besaran dan sumber datangnya karunia itu. Kita patut belajar dari kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail as. Rezeki tidak ditentukan oleh usaha. Luas dan sempitnya rezeki bukan pengaruh dari kuat dan lemahnya usaha kita dalam menggapainya. Jika Allah sudah menentukan razeki kita jumlahnya "sekian", maka tidak akan bertambah maupun berkurang. Namun secara asbab, soal razeki seorang yang beriman erat kaitannya dengan bagaimana hubungannya dengan Allah swt. Jika hubungannya dengan Allah baik, maka Allah akan memudahkan jalan rezekinya. Begitu juga sebaliknya. Salah satu sebab sempitnya rezeki adalah dosa. Jika diumpamakan rezeki itu adalah air, maka dosa adalah penyubat salurannya. Sehingga dosa membuat jalannya rezeki tersumbat-sumbat. Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan un...

"Mati Sebelum Ajal"

Gambar
Tusop.com | Hidup itu terus ada selama nilai-nilai kehidupan masih terus ada di dalamnya. Selebihnya, jiwa telah mati walaupun ajal belum memisahkan tubuh dari nyawa. Nilai inti hidup adalah terus bergerak dalam ikhtiar menjadikan hidup tak sekedar hidup lalu mati tanpa berjejak. Tetapi bagaimana berikhtiar agar setiap detik-detik kehidupan terisi dengan nilai-nilai kebaikan yang menjadi saksi kita pernah ada walaupun kemudian telah pergi ke alam yang berbeda. Jika hidup hanya sekedar ada lalu tiada lantas apa bedanya hidup kita dengan buih-buih di lautan? Atau apa bedanya hidup kita dengan kera-kera di hutan? Tidak. Sama-sama ada lalu pergi tanpa meninggal bukti bahwa kita pernah ada. Maka, teruslah berbuat. Lakukan apapun yang bisa dilakukan sekarang juga tanpa menunggu esok atau lusa. Teruslah bergerak melakukan kebaikan-kebaikan selagi bisa. Isi hidup dengan sekecil apapun hal-hal yang bernilai. Jangan berhenti berbuat. Karena hidup adalah gerak. Diam berarti mati. Berhenti berbua...

Tu Sop Jeunib Serahkan Kunci Rumah Bantuan BMU untuk Warga Miskin Pidie Jaya

Gambar
Pidie Jaya - Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab (Tu Sop Jeunieb) menyerahkan kunci rumah bantuan BMU yang keenam untuk nenek Jamilah Husen, seorang janda (62 tahun), warga Gampong Mns. Jurong Teupin Pukat kecamatan Murah Dua Pidie Jaya. Proses penyerahan kunci rumah bantuan yang berlangsung sore hari menjelang maghrib ini, selain disaksikan warga juga dihadiri para relawan BMU, Sabtu, (12/05). Humas BMU, Tgk Al Fadhal mengatakan, rumah bantuan BMU ini adalah yang keenam semenjak BMU didirikan dengan dana kumpulan dari masyarakat yang dikumpulkan relawan BMU. Sebelumnya, kata Tgk Al Fadhal, nenek Jamilah tinggal di rumah panggung yang sudah keropos tiang dan lantainya. Di rumah yang beratap daun rumbia yang sudah bocor itu nenek Jamilah tinggal selama 20 tahun lebih. Nek Jamilah mengaku bergembira atas bantuan rumah ini.  “Syukurlah, Allah telah memberikan jalan seperti ini tanpa saya duga. Mungkin ini jalan yang Allah berikan di dalam doa-doa say...

Tu Sop Jeunieb Serahkan Kunci Rumah Bantuan BMU Kelima untuk Warga Cot Paleu Pidie

Gambar
Pidie - Tgk H. M. Yusuf A. Wahab selaku Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU) menyerahkan kunci rumah bantuan layak huni DPD BMU Kabupaten Pidie pada Kamis, (03/05/2018). Bantuan rumah ini merupakan bantuan kelima yang diserahkan BMU dimana donasi pembangunan rumah ini berasal dari sumbangan masyarakat via relawan BMU. Ketua DPP BMU Pusat Abiya Rauhul Mudi melalui Sekjen DPP BMU Pusat Tgk Zainuddin MZ mengatakan proses penyerahan kunci rumah tersebut dilakukan pendiri BMU Aceh, Tgk Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop  Jeunieb setelah Pengajian Bulanan Rutin Guru Majelis Taklim Sirul Mubtadin Pidie, yang diterima oleh Usman Yasin (57), warga Gampong Cot Paleu Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Sebelumnya rumah yang ditempati, Usman Yasin dan enam orang anaknya beratap rumbia telah bocor, dengan dinding dari anyaman daun kelapa kering. Sehingga setelah diverifikasi  Tim BMU Pusat akhirnya DPD BMU Kabupaten Pidie ditunjuk untuk membangun Rumah dengan ukuran 5x6 itu dibangun den...