Memaksa Diri Jadi Orang Baik

Tusop.com | Membentuk kepribadian mulia merupakan perjalanan panjang yang tak mudah. Untuk sampai ke sana, butuh kerja keras dan perjuangan yang tak mudah. Banyak lika-liku yang harus dilewati. Banyak tantangan yang harus dilalui. Tanpa militansi menahan beban, seorang perintis perjalanan ruhiah ini akan terhempas. Dan ikut binasa bersama mereka yang celaka.

Untuk sampai pada puncak akhlaqul karimah, seorang pemula harus memaksa diri untuk berperilaku baik. Ya, harus memaksa diri untuk menjadi orang baik dengan melakukan amal perbuatan para orang-orang baik. Walaupun nalurinya masih memberontak dan jiwanya belum menikmati kebaikan yang dilakukan.

Seorang yang berjiwa kikir, misalnya. Nalurinya masih tak menghendaki hartanya dibagi atau dinafkahkan pada jalan kebajikan. Ya, baginya memberi adalah beban yang tak ringan. Namun dalam kealpaan ini, seseorang tak boleh membiarkan diri bertahan dalam sikap kikirnya. Ia harus berjuang melawan nalurinya dengan terus berinfak, memberi dan membagi hartanya untuk kebajikan. Hingga terbentuk suatu kepribadian,  memberi dan berinfak adalah hal yang menyenangkan dan membahagiakan.

Memaksa diri jadi orang baik adalah tangga pertama untuk menjadi orang baik yang paripurna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuat Dakwah dan Silaturrahmi, Tu Sop Isi Pertemuan Umat Islam yang Digagas Jama'ah Tabligh di Montasik

Mubes HUDA ke III Akan Perteguh Eksistensi Ulama dalam Merevitalisasi Peradaban Islam

Tu Sop Kembali Serahkan Kunci Rumah BMU 013 Untuk Warga Miskin di Jeunieb